Kamis, 27 November 2008

PNS

saya melihat suatu hal yang penting untuk saya sampaikan dalam blog ini. fenomena PNS. kebetulan waktu2 sekarang adalah waktu yang sibuk bagi siapa saja yang sedang mencari pekerjaan khususnya diladang PNS. hampir serentak PNS dilaksanakan. buanyak sekali yang ndaftar dan buanyak sekali yang berharap untuk diterima jadi PNS. saya sendiri cpns. ada suatu yang harus kita fahami, bahwa PNS bukanlah satu-satunya jaminan hidup kita akan menjadi lebih sejahtera walau memang jaman sekarang gaji PNS naik tinggi. lebih sejahtera, lebih makmur dan aman dihari tua nanti. tentunya kalau kita beranggapan seperti itu sudah salahlah kita dalam niat. saya sendiri banyak menemui harapan2 dan anggapan yang terlalu tinggi sehingga menjadikan PNS sebagai sesuatu yang paling mulia dibandingkan profesi baik lainnya. dikeluarga, dilingkungan dan orang2 yang daftar PNS. tiap bulan gajian besar, bawa tas pegawai, dipandang orang, bisa beli motor dan ini itu.

bagi yang berminat silahkan daftar tetapi harus dengan niat yang benar. salah niat akan berdampak pada aqidah kita. salah anggapan akan mengantarkan kita pada penuhanan selain Allah. parahkan? PNS bukan lah sebuah profesi yang paling mulia di negeri ini. semua profesi mulia selama itu halal dan baik.

Kamis, 13 November 2008

Jika KIta Terkalahkan

pembaca yang budiman, apa jadinya jika kita terkalahkan oleh diri kita sendiri? terkalahkan dengan hawa nafsu yang ada dalam diri kita? tentunya sungguh sangat tidak menggairahkan hidup ini. tentunya sungguh sangat tidak berkualitas hidup ini. entah apa yang akan terjadi kalau kita terus-terusan terkalahkan seperti ini. yang pasti , lambat ataupun cepat diri kita akan hancur berkeping-keping karena meledak. berserakan tak menentu. wis ora kalap (bahasa jawanya).

dalam sebuah referensi yang saya baca, disarankan untuk setiap muslim untuk berjuang melawan hawa nafsunya masing2 karena itu salah satu bentuk jihad yang harus dilakukan. sehingga hidup yang hanya sekali ini termenangkan bukan terkalahkan. punya bekal untuk hidup di dunia apalagi di akhirat. punya kualitas diri yang semakin meningkat.

pagi ini saya hanya ingin nulis seperti itu. ya sederhana dan biar tidak lupa apa yang sudah saya baca.
allahuakbar.

Rabu, 05 November 2008

Ya Allah Terimakasih Atas Pernikahan Ini


ya Allah terimakasih atas pernikahan ini. kalimat inilah yang tidak henti-hentinya berdengung dalam hatiku. sebuah pernikahan yang indah. sebuah pernikahan yang agung telah kurasakan. ahad 26 oktober 2008 itulah hari yang paling bersejarah dalam hidupku. peristiwa yang menggetarkan hati. peristiwa yang membuat diriku menangis terharu saat selesai akad nikah itu. ya Allah, telah engkau halalkan seorang akhwat untuk diriku.

huuuhui....... sekarang saya sudah punya istri, seneng sekali rasannya hati ini. semoga saya bisa amanah. mohon do'a pembaca sekalian.

buat istriku tersayang. aku cinta kamu karena Allah.

Minggu, 19 Oktober 2008

Kualitas Hati Kita

sahabat sahabat sekalian, kualitas hati kita tergantung apa yang kita lakukan dalam keseharian kita. kalau kebaikan yang kita lakukan maka semakin baguslah kualitas hati kita. kalau ibadah yang kita jalankan dan maksiat kita jauhkan dari diri kita maka semakin baiklah hati kita. semakin terasa tenang, bahagia dan penuh semangat.

misalnya 1 hari kita tidak tilawah maka itu akan mengurangi kualitas hati kita. dua hari tidak tilawah, apalagi. tiga hari tidak tilawah, ini sudah parah sekali. sekali meninggalkan jamaah sholat ini akan mengurangi kualitas hati kita. dua kali, tiga kali dan seterusnya maka itu akan semakin membuat hati kita tak berkondisi. maka kita harus memperhatikan apa-apa yang sudah kita lakukan hari ini. kebaikankah atau keburukankah yang sudah kita lakukan?

mari kita renungkan.

Infoku buatmu

mohon do'a pembaca sekalian, Insya Allah ahad 26 oktober 2008 saya mau menyempurnakan separoh dari agama(nikah). mohon do'a pembaca sekalian. semoga lancar, barokah, sakinah mawadda warrahmah.

wah seneng sekali rasanya hati ini karena sudah mau nikah. semoga saya bisa amanah terhadap amanah ini.
chihui...........

Jumat, 03 Oktober 2008

Ulasan Berita

[ jawa pos, Jum'at, 03 Oktober 2008 ]
Coba Bunuh Diri Dua kali
BANDUNG - Seorang pemuda mencoba bunuh diri di toilet Pasar Ciroyom, Bandung, tengah hari kemarin (2/10). Pemuda berusia 24 tahun yang dikenali sebagai Yadi itu mencoba mengiris nadinya. Upaya pertamanya gagal karena dipergoki petugas pasar. Namun, Yadi tidak menyerah. Dia naik ke lantai tiga pasar tersebut dan berusaha bunuh diri dengan melompat dari ketinggian. Upaya kedua itu pun gagal karena dipergoki petugas pasar yang terus membuntutinya. "Sejak dipergoki di toilet, kami menugaskan salah seorang petugas untuk mengikutinya," jelas Abun, salah seorang petugas pasar yang piket jaga di hari Lebaran.

Saat percobaan kedua tersebut, Yadi sudah sempat memanjat pembatas lantai tiga dan berniat melompat. Namun, petugas berhasil mendekat dan langsung merangkul. "Kalau saja terlambat, bisa jadi gempar," ujar Abun.

Setelah dapat mengendalikan Yadi, petugas melarikannya ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Kini pemuda itu tengah mendapatkan perawatan tim dokter RS. Menurut petugas piket UGD, kondisi Yadi masih sangat labil. Indikasinya terlihat dari ketidakmampuannya untuk menjawab beberapa pertanyaan. Bahkan, saat petugas mencoba menanyakan nama dan alamat lengkap, Yadi tidak bisa menjawab. Hingga kemarin sore dia masih tidur. Menurut informasi yang diperoleh dari petugas piket, rencananya Yadi akan dioperasi.
Andir, seorang anggota polsekta, saat dihubungi membenarkan adanya kejadian tersebut. "Dari keterangan yang kami peroleh, pelaku bunuh diri ini diduga depresi," jelas petugas piket yang tidak mau disebutkan namanya itu melalui telepon semalam. (dni/jpnn/ruk)

Senin, 15 September 2008

Pembaca yang budiman

pembaca yang budiman mohon maaf sudah mulai kelihatan kalau saya jarang nulis di blog, tidak seperti dulu yang bisa rutin memposting tulisan ke blog. memang saya lagi mengalamai penurunan dalam menulis. agak sulit fokus. agak sulit untuk perhatian pada tulisan. semoga saya bisa kembali lagi.

sebuah penyakit yang berbahaya jika dibiarkan begitu saja. mohon masukannya. terimakasih.

Selasa, 09 September 2008

Allah Mengunjungi mu

“Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan keberkahan, Allah mengunjungimu pada bulan ini dengan menurunkan rahmat, mengahapus dosa-dosa dan mengabulkan do’a. Allah melihat berlomba-lombanya kamu pada bulan ini dan Dia membangga-banggakanmu kepada malaikat-Nya, maka tunjukkanlah kepada Allah hal-hal yang baik dari dirimu. Karena orang-orang yang sengsara ialah yang tidak mendapatkan rahmat Allah di bulan ini.”

(H.R. Ath Thabrani, dan periwayatnya tsiqah).

Kamis, 28 Agustus 2008

Kondisi Hati......1429 H

sahabat ternyata kondisi hati menjelang ramadhan sangat menentukan kualitas puasa kita. coba kita bayangkan saat kita memasuki ramadhan namun diri ini lagi banyak masalah, pasti puasa terasa kering atau ibadah lainnya juga terasa kering. pas mau puasa pas lagi banyak masalah, banyak konflik, benar2 bisa ditebak kira2 kualitas puasa yang bagaimana yang akan kita raih.

untuk masalah hati memang harus diperhatikan. karena semakin terjaga kondisi hati maka terasa nikmat sekali ramadhan ini. ada seorang ibuk2 penuh dengan konflik saat memasuki bulan ramadhan tahun lalu, iapun merasakan kalau puasanya itu kok kering rasanya. konflik dengan anak, anak kos, tetangga dan lainnya.

untuk masalah ini silahkan sahabat baca dalam tulisan saya yang terdahulu dalam blog ini. pembahasan tentang kondisi ruhiyah edisi juni 2008.
semoga manfaat. syukron

Selasa, 26 Agustus 2008

Mari Lebih Bermanfaat


mari lebih bermanfaat lagi dalam hidup ini. mari mencoba melihat diri sudah sejauh manakah diri ini bermanfaat dalam kehidupan. walau itu kecil kalau kita mampu maka lakukanlah. hal kecil sangatlah besar dihadapan Allah, karena Allahlah yang berhak menilai amal kita bukan dari kita maupun orang lain. yang penting kita bermanfaat dalam kehidupan. syukur2 lebih meningkat lagi.

sahabat ada sebuah kisah menarik berikut ini.
suatu ketika Rasulullah SAW mengantarkan jenazah sahabat yang telah meninggal dunia untuk dikuburkan/dimakamkan. setelah selesai prosesi pemakaman maka Rasulullahpun pulang menuju rumah sanak keluarga sahabat tersebut. sesampai di rumah Rasulullah bertanya pada istri almarhum. "Wasiat apakah yang ditinggalkan suamimu sebelum meninggal?" sang istripun menjawab :"tidak ada ya Rasulullah, kecuali kata-kata yang terbata-bata. saya tidak faham". Rasul pun terus mendesak agar istri almarhum mau menceritakan. lalu disampaikanlah kepada Rasul. ternyata ada tiga kata yang disampaikan ke rasul : "andaikata, jikalau dan seandainya".

Rasul pun menjabarkan rahasia dibalik kata itu. pertama : "andaikata". suatu ketika saat suami berangkat kemasjid untuk jamaah sholat subuh, ditengah jalan ia bertemu dengan seorang kakek tua yang sangat rapuh fisiknya yang sama2 ingin kemasjid, lalu sang suami tersebut membantu untuk sampai kemasjid. ternyata saat ajal tiba suami itu merasakan pahala yang luar biasa dari perbuatannya, sehingga ia mengatakan "andaikata jalan kemasjid itu masih panjang maka pahala pasti akan lebih besar lagi". sebuah penyesalan dari sang suami.

kedua, "jikalau". suatu ketika ditengah perjalanan menuju masjid sahabat tersebut melihat ada seorang yang sedang kehujanan dan kedinginan , lalu ia menghampiri dan memberikan mantol yang ada di tanganya, mantol yang setengah pakai yang ia kasihkan dan ia memakai yang baru. ternyata ketika ajal didepan mata sang suami itupun merasakan nikmat pahala yang luar biasa hebatnya atas perbuatan itu. ia pun menyesal, "jikalau mantol yang baru yang saya kasihkan pasti pahalanya lebih besar lagi". suami itupun menyesal lagi.

ketiga, "seandainya". suatu ketika saat suami sedang makan roti buatan istri, lalu tibalah seorang musafir pada dirinya dengan memohon bantuan untuk memberikan bekal makan dalam perjalanannya. suami tersebut memberikan roti namun hanya separoh. separoh untuk musafir dan separoh ia makan sendiri. saat ajal didepan mata, sahabat tersebut merasakan lautan pahala dari perbuatan itu, sehingga ia menyesal, "mengapa dulu tidak aku kasihkan semuanya roti itu pada sang musafir". "seandainya dulu aku kasihkan semua roti itu/tidak separoh, maka aku akan mendapati pahala yang lebih dari apa yang aku rasakan sekarang ini". subhanallah, suami itu menyesal kembali.

itulah sedikit kisah dari zaman Rasulullah SAW kala dulu. barang siapa berbuat baik ikhlas karena Allah maka Allah lah akan menggantinya dengan pahala yang mencengangkan kita nantinya.

ada beberapa manfaat jika kita bermanfaat untuk lingkungan. pertama, pasti mendapat pahala dari Allah dan Allah akan membalasnya dengan sebaik-baik balasan. bisa di balas di dunia atau di akhirat. atau dua-duanya, yang pasti di akhirat jelas akan dibalas dengan pahala yang besar. kedua, pihak yang kita bantu pasti akan merasa bahagia sekali atas bantuan yang ia terima. keempat, bermanfaat bagi lingkungan akan menyehatkan ruhani kita. ada kepuasan tersendiri yang bisa dirasakan. sebagai ajang aktualisasi diri. dan masih banyak manfaat lainnya.

subhanallah, marilah kita selalu berfikir. sudah berbuat apakah selama ini dalam hidup?

Barang siapa...........


"barang siapa diantara kalian yang aman dalam dirinya, sehat badannya, ia memiliki makanan untuk hari itu, maka seakan-akan menguasai dunia dengan segala isinya." (HR at-Tirmidzi)

Minggu, 24 Agustus 2008

Bulan Ramadhan

selamat datang bulan ramadhan 1429 H. 11 bulan sudah kita lalui dan ramadhan dateng lagi. sudah sekian banyak kesempatan yang Allah berikan pada kita untuk berjumpa dengan ramadhan lagi, padahal teman kita yang kemarin sholat tarawih disebelah kita sekarang sudah tidak diberi kesempatan untuk berjumpa ramadhan lagi. sudah tiada dengan urusan sendiri-sendiri.

mari kita mensyukuri kesempatan atas kesempatan yang telah Allah berikan ini. semoga ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin dan lebih menyadarkan kita akan perjalanan hidup yang tinggal sebentar ini. mari kita isi ramadhan dengan ibadah yang baik, menjaga hati, menjaga fikiran, menajamkan visi, melatih kesabaran, membantu sesama dan menambah ilmu.

sahabat begitu indah ramadhan ini. semoga diriku semakin baik dari hari kehari.

Rabu, 30 Juli 2008

Engkau


Semoga Allah SWT memberikan engkau tugas untuk memimpin bangsa ini. Banyak orang tau bahwa engkau adalah tokoh yang baik. Tokoh yang kualitas no 1 di bangsa saat ini. Banyak orang tahu bahwa engkau adalah tokoh bangsa yang lain dari pada yang lain.
Itullah engkau menurut mereka dan diriku juga.
Semoga tetap istiqomah pak hidayat.

Senin, 28 Juli 2008

3 Sikap Pada Anak

3 Sikap pada anak. coba kita perhatikan.

1. Sikap sabar. ini saya artikan tidak mudah marah. tidak mengedepankan marah. seorang orang tua atau pendidik seharusnya bersikap sabar dalam mendidik anak. apa jadinya kalau kita mudah marah pada anak?. pasti setiap hari punya agenda untuk marah pada anak? alangkah jeleknya wajah kita. kan mudah marah.
bersabarlah dalam mendidik anak.
2. Sikap usaha (berusaha). ini saya artikan bagaimana kita seharusnya selalu berusaha mencari solusi apabila ada masalah dengan anak. tidak mudah mengedepankan marah.
3. sikap tawakal pada Allah. kita do'akan anak-anak kita menjadi anak-anak yang baik dimasa sekarang dan yang akan datang. mendo'akan anak-anak kita.

smoga manfaat.

Sabtu, 26 Juli 2008

Mutilasi

saya sangat prihatin atas seringnya terjadi tindak kejahatan mutilasi. orang dibunuh dan dipotong-potong menjadi beberapa potong. kayak ayam saja. ayam disembelih, dikuliti bulunya dan dipotong-potong untuk dimasak. kalau pembaca memperhatikan mutilasi ini, sangat sering terjadi dimasyarakat kita. muncul dan muncul terus. seperti tidak ada hentinya, dan seperti menjadi sebuah kebiasaan yang biasa untuk dilakukan.

secara pribadi saya belum pernah mewawancarai para pelaku mutilasi. namun sepengamatan kasar saya melalui media TV, rata-rata pelaku mutilasi bukanlah orang yang berwajah preman alias seram. justru orangnya berwajah biasa-biasa saja. biasa-biasa saja sebagai wajah rakyat biasa pada umumnya. pokokmen tidak kelihatan aura kalau ia berwatak garang. namun kenapa demikian bisa terjadi?

"entahlah", begitulah kebanyakan orang menjawab. bahkan terheran-heran. "ia itu baik lho tetapi kok bisa melakukan seperti ini? seperti tidak percaya".

ada sesuatu yang harus digali menurut saya. ada sesuatu dibalik itu semua. ya namanya hati sangat mudah bolak-balik dengan beberapa sebab walau hanya sebab sepele. mungkin ada sesuatu yang mengganjal dalam hatinya sehingga menjadi celah yang dimasuki syetan.

mari kita menjaga diri agar terhindar dari keinginan untuk melakukan suatu perbuatan -perbuatan tercela.

Rabu, 23 Juli 2008

Eksekusi Mati

Beberapa hari terakhir ini kita disuguhi sebuah berita yang rutin nongol di televisi, yaitu eksekusi mati bagi para terpidana. Diantaranya terpidana pembunuhan, narkoba, dll. Saya sempat melihat beberapa kali tayangan berita eksekusi mati ini. Tayangan detik-detik menjelang eksekusi dan setelah eksekusi.

Sebagai seorang yang beriman dan percaya pada kematian saya terus terang saja merinding melihat detik-detik menjelang eksekuasi. Badan yang sehat harus segera mati dihadapan regu tembak brimob. Ada wasiat dan keinginan yang disampaikan menjelang kematian. Subhanallah..........
Ada wawancara detik-detik yang menentukan itu yang ditampikan di media masa.

Saya melihat diwajahnya, sehebat apapun tingkat kedewasaan dan ketenangan dalam menghadapi eksekusi ini, ternyata ada raut muka kecemasan dan ketakutan . Bukan berarti saya menganggap mereka belum bertaubat dan sedikit amal . Bukan itu..... Namun kematian itu sangat dahsyat. Nilai itu yang ingin saya sampaikan.

Dihukum mati atau tidak kematian pasti datang. Kalau kita mati bukan karena eksekusi mati, bagaimanapun itu tetap menakutkan, karena kematian itu sangat dahsyat.

Semoga kita banyak amal dan diampuni dosa-dosa. Semoga kita tidak dipukul-pukul, disayat-sayat karena banyak dosa.
Mari kita bertaubat!

Minggu, 13 Juli 2008

Susah Payah

di dunia ini banyak orang yang kaya karena terlebih dahulu bersusah payah dalam masa mudanya. oleh karena itu tidak usah bersedih bila anda harus bersusah payah, dan tak usah takut dengan beban hidup, sebab mungkin saja beban hidup ini akan menjadi kekuatan bagimu serta akan menjadi sebuah kenikmatan pada suatu hari nanti.

(Dr. 'Aidh al-Qarni)

Minggu, 06 Juli 2008

Mendidik Anak

Anak adalah suatu amanah yang harus diurus dengan baik dan benar sehingga menghasilkan generasi yang baik di masa yang akan datang. Semoga anak-anak kita baik adanya dalam menjalani kehidupan yang hanya sementara ini. Anak yang menjadi generasi robbani. Generasi yang taat pada Allah dan Rasul-Nya.

Melalui tulisan singkat ini saya ingin menyampaikan prinsip-prinsip umum dalam mendidik anak. Tidak ada niatan untuk mengguruhi bagi para siapapun yang sudah punya anak dan berpengalaman dalam mendidik anak. Namun saya melihat ada beberapa hal yang sebenarnya tidak bagus namun dianggap bagus, mungkin karena kurang informasi saja.

Mari kita sedikit kupas.

1. Mendidik anak dengan santun.
Mendidik anak dengan santun itu adalah wajib. Saya sering melihat dan mendengar para orang tua atau pendidik yang begitu keras dalam mendidik anak. Dengan santun saja kita bisa, jadi tidak usah dengan keras-keras. Kalau anak memang sulit untuk diatur pasti ada hal-hal yang keras yang masuk dalam diri anak dan efeknya juga pada anak, yaitu anak sulit untuk diatur. Dan itu sumbernya dari orang tua atau guru atau lingkungan juga, sehingga tidak selamanya anak itu salah walaupun perilakunya salah.

Maka didiklah anak-anak kita dengan santun dan santai. Jangan mudah panik, naik darah, mata melotot, tangan mengepal karena kita tidak bisa menguasai emosi kita. Kalau anak kita sekarang nakal tidak ada jaminan ini sifatnya permanen. Esok hari bisa berubah, minggu depan, tahun depan dan waktu-waktu yang akan datang. Kita harus optimis dan berbaik sangka.

2. Hindari kata-kata negatif
Kita harus menghindari kata-kata negatif pada anak. Karena jika kata-kata negatif itu sering kita diucapkan, akan menjadi kenyataan yaitu anak menjadi negatif. Kata itu kan temasuk do’a, kata itu termasuk hipnotis/sihir (dalam tanda kutip). Yang sering saya dengar dimasyarakat diantaranya :

“wah anak ku nakal e mas”

“bocah kok ndendeng”

“bocah kok goblok”

“mbok yo mikir, otakmu itu dipakai”

dan seterusnya.
Saat saya dijogja sering kata-kata negatif seperti itu. Saat KKN juga ia. Saat dilingkungan tempat tinggal juga seperti itu.
Sekali lagi, mohon ini dikurangi dan dihilangkan. Rasulullah SAW sangat santun dalam mendidik anak. Rasulullah SAW mencium anak, menggendong anak, memeluk anak dan bermain dengan anak. Dampak lainnya dari kata-kata negatif selain anak susah diatur adalah anak jadi minder, penakut, dan tentunya sel otak tidak berkembang dengan baik. Jiwapun menjadi jiwa yang kerdil.

3. Mendidik dengan keteladanan

Tanpa keteladanan akan menjadi bumerah tersendiri bagi orang tua. Orang tua baik dan anakpun juga menjadi baik, itu yang kita harapkan.

4. Dunia anak beda dengan dunia dewasa

Ini sangat jelas sekali. Dari segi fisik beda dengan fisik orang dewasa. Dari jiwa juga beda dan dari segi kemampuan berfikirpun juga beda. Sehingga tidak boleh menghukum anak dengan hukuman fisik yang berat. Tidak boleh menuntut anak untuk segera faham dengan apa yang dimaui oleh orang tua atau guru.

Pasti berbeda kemampuan memahami anak dengan orang tua. Maka fahami anak bagaimana cara menyampaikan pesan/nasihat agar mudah untuk diterima. Bahasapun tentu beda dengan percakapan dengan orang tua.

5. 3 kata yang jarang diucapkan.

Ada tiga kata yang sering tidak diucapkan oleh kita dalam mendidik anak-anak. Ini kelanjutan poin 1 dan 2. Yaitu kata terimakasih, minta tolong dan minta maaf.

Kalau kita dibantu oleh anak dalam mengerjakan sesuatu maka ucapkan kata terimakasih.

Contoh : “Terimakasih ya, adik sudah mbantu ibuk cuci piring”

Kalau kita memerintah anak untuk melakukan sesuatu maka ucapkan kata minta tolong.

Contoh : “adik yang manis, ibuk minta tolong ambilkan sapu di halaman. Ya......”

Kalau kita melakukan kesalahan pada anak, maka jangan segan-segan minta maaf pada anak.

Contoh : “adik, ibuk minta maaf ya tadi sudah marah-marah pada adik, pada hal kuncinya yang mbawa ayah bukan adik. Adik, Maafin ibuk ya”

Ini kelihatannya sepele namun ternyata punya dampak yang besar. Anak akan mudah minta maaf jika ia salah, anak akan mudah berterimakasih atas kebaikan orang lain dan anak tidak akan terasa tertekan atas perintah kita karena kita memakai kata “minta tolong”

6. Bersikap tegas jangan keras

Beda lho tegas dan keras itu. Kalau sikap tegas itu pendirian yang tetap dipertahankan tanpa emosional. Namun kalau keras itu emosional, sehingga ada istilah : “kekerasa fisik dan psikis”.

Iya kan? Maka bersikap tegas lah jangan keras.

7. Jika anak salah jangan marah

Jika anak kita melakukan kesalahan maka jangan marah. Misal gelas pecah, piring pecah, jangan sampai membuat kita marah pada anak. Anak itu baru proses belajar, biarlah ia belajar sambil kita bimbing/arahkan tanpa kekerasan atau amarah.

Jika gelas pecah karena anak maka ajaklah anak untuk membersihkan dan tanyakan keadaan anak. Apakah terluka atau tidak, dan bimbinglah agar besok lebih hati-hati lagi. Pecah mungkin karena berat, karena gelasnya panas, kaki tersandung, kaget karena ada cicak jatuh dan lain sebagainya. Banyak penyebab terjadinya sebuah kejadian atau peristiwa, dan itu yang harus kita gali.

Demikian sedikit dari saya. Semoga bermanfaat adanya.

Selamat mendidik anak-anak kita.

Yang belum punya anak ya nikmati saja sebagai bahan pembelajaran, sebagai bekal nantinya. Sepakat?

Kamis, 26 Juni 2008

Alhamdulillah

Ku ingat Engkau saat alam begitu gelap gulita, dan wajah zaman berlumuran debu hitam.
Kusebut nama-Mu dengan lantang disaat fajar menjelang,
dan fajar pun merekah seraya menebar senyuman indah.

Alhamdulillah

sumber : buku La Tahzan (Dr. 'Aidh al-qarni)

Kamis, 19 Juni 2008

Barang siapa.......

"barang siapa diantara kalian yang aman dalam dirinya, sehat badannya, ia memiliki makanan untuk hari itu, maka seakan-akan menguasai dunia dengan segala isinya." (HR at-Tirmidzi)

subhanallah.

Selasa, 17 Juni 2008

Kondisi Ruhiyah


Memperhatikan kondisi ruhiyah sangatlah penting bagi kelangsungan hidup seorang muslim. Jika ia ingin sukses hidupnya. Baiknya kita selalu memperhatikan kondisi ruhiyah kita. Ketika sedang baik bagaimana kita pertahankan dan syukur2 kita tingkatkan. Namun jika dalam kondisi yang kurang baik bagaimana kita membangun kondisi ruhiyah kita yang sedang turun.

Ada beberapa aktivitas yang dapat memperbaiki kondisi ruhiyah kita. Diantaranya : menjaga sholat wajib berjamaah diawal waktu, rutin melakukan tilawah, sholat malam, sholat dhuha, berzikir, infak, perbanyak do'a, mengkaji Islam dengan cara membaca buku-buku islam maupun ikut kajian, tidak melakukan pekerjaan dengan tergesa-gesa, minta nasihat atau sharing, dan tidak bermain-main dengan kemaksiatan dan hawa nafsu.

Semoga iman kita tiap hari kian bertambah baik sampai menghadap Allah.

Minggu, 15 Juni 2008

Selalu Bersyukur Dalam Hidupnya

Konsep yang satu ini memng dipegang oleh orang yang berfikiran positif. Selalu bersyukur dalam hidupnya. Apa-apa yang sudah ia raih dalam hidup ia syukuri itu. Sedikit banyak apa yang ia peroleh ia syukuri itu, bahkan kegagalan yang menimpanya ia tetap syukuri akan kegagalan itu. Ada sesuatu yang beda dalam otaknya sehingga bersyukur adalah pilihannya.

Konsep ini yang ia ambil :

“Dan barang siapa yang bersyukur kepada Allah, maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri, dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah maha kaya lagi maha tinggi.” Luqman ayat 12

“karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat) Ku.” Surat Al Baqarah ayat 152

Mensyukuri yang saya maksud disini adalah menerima apa adanya hasil yang sudah ia usahakan dengan sebaik-baiknya. Kita hanya wajib berusaha dan Allah lah yang maha tahu mana yang terbaik buat kita. Orang yang berfikiran positif seperti itulah berfikirnya. Ia selalu mensyukuri apa-apa yang sudah Allah berikan padanya. Ia sangat faham betul bahwa dirinya hanya wajib untuk berusaha dalam menggapai impian-impian yang ia rumuskan, selebihnya terserah Allah yang maha pemberi yang terbaik buat hamba-Nya.

Selain itu mensykuri nikmat Allah berarti selalu mengingat nikmat-nikmat Allah dan mengingat Allah. Diamanapun ia berada ia selalu mengingat nikmat Allah, mengingat Allah sehingga senantiasa merasa dilihat oleh Allah dan merasa berkecukupan dalam hidup ini. Hidup semakin terjaga dan hati semakin bahagia karena buah dari syukur nikmat.

Ada beberapa dampak yang bisa kita rasakan, kalau kita tidak pandai-pandai syukur nikmat :

Pertama, merasakan kurang dengan apa-apa yang ada pada dirinya. Yang sudah ada dalam dirinya tidak lah terasa nikmat karena merasa kurang dengan apa-apa yang ia miliki. Inginnya terus menambah dan tidak mensyukuri nikmat Allah. Dari ini hatipun terasa tidak tentram, sulit untuk berkonsentrasi dalam beraktivitas karena ingat yang lain. Apakah itu dalam bentuk uang, harta (fisik) maupun keluarga, istri misalnya, dan lain sebagainya. Memang seperti itu, seberapapun banyaknya harta kita rasa puas tidak akan kita rasakan. Serba kurang-kurang dan kurang. Sehingga ada korupsi, menyuap dan tindakan abnormal lainnya.

Kedua, tidak tentram hatinya karena takut kehilangan dunia. Harta yang ia kumpulkan sangat riskan hilang, itu yang merasuk dalam hatinya. Sehingga hatinya dalam keadaan was-was atau khawatir kalau hartanya jangan-jangan hilang. Kemanapun selalu ingat harta yang dikumpul-kumpulkan. Menghitung-hitung harta, dan dampaknya orang itu akan sulit untuk mengeluarkan harta demi membantu orang lain. Semoga kita tidak seperti itu.

Ketiga, mudah su udhon pada Allah. Ketika hal-hal yang ia inginkan belum tercapai maka ia mudah berburuk sangka pada Allah. Ia mudah menyalahkan Allah. Iapun enggan untuk mendekat kepada Allah. Sholat ia tinggalkan, kalau ia kerjakan ya hanya sebatas penggugur kewajiban dan diakhir waktu dengan kecepatan yang tinggi. Berdo’a kepada Allah, apa lagi yang ini, ia enggan untuk berdo’a. Mengeluarkan harta untuk membantu sesama, wah ini anti pati sekali. Ini sudah sangat keterlaluan sekali. Hatinya sudah penuh dengan bercak-bercak hitam yang menutupi hati. Jangan seperti itu kita.

Keempat, cenderung emosinya labil. Emosi cenderung labil atau sangat sensitif dan mengarah ke emosi yang negatif yaitu mudah emosional dengan teman, sahabat, keluaraga, orang lain dan terhadap suatu keadaan. Emosinonal dalam bentuk marah ini bisa marah-marah sendiri maupun marah yang dilampiaskan ke orang lain. Ketika bisnisnya kurang begitu bergairah ia sangat mudah untuk labil emosinya. Menyalahkan karyawan dan teman parner bisnis. Kalau uang harus keluar karena suatu hal ia sangat berat hati dan mengeluarkan dengan hati yang tidak ikhlas. Terhadap istripun juga mendapat dampaknya. Hubungan komunikasi yang berjalan dengan kaku dan saling tidak memperhatikan.

Kelima, segala gerak-gerik kehidupan dilandasi dengan motif ekonomi. Segala apapun yang ia lakukan berusaha untuk berdampak pada pemasukannya. Dengan siapapun dan urusan apapun ia landasi motif ekonomi. Bahkan dengan keluarga atau saudara ia landasi dengan motif ekonomi. Seolah-olah enggan untuk berinfak dan berkorban demi orang lain, agama maupun keluarga. Subhanallah.

Keenam, enggan untuk berkurban. Ia amat sangat enggan untuk berkurban. Ini ada hubungannya dengan pon di atas, segala sesuatu ia perhitungkan dari segi finansial. Ada yang kesusahan tetap ia perhitungkan sangat detail, bahkan tidak ada keringanan sedikitpun yang itu dapat menjadi amal sholihnya.

Itulah keenam dampak negatif bagi siapa saja yang enggan untuk bersyukur atas nikmat Allah. Di dunia saja sudah merasakan dampaknya apalagi diakhirat kelak. Janganlah kita seperti fir’aun yang angkuh atas kekuasaannya. Ia menantang Tuhannya Musa dan Harun dengan membuat menara yang tinggi dan melepaskan anak panahnya untuk menantang Tuhan musa dan harun. Janganlah kita seperti Qorun yang angkuh dengan hartanya dan tidak mau berbagi dengan sesama. Sampai-sampai kunci gudang harta, kunci tempat harta tidak sanggup dibawa oleh manusia. Bahkan hewanpun (unta dan kuda) tak sanggup untuk membawanya. Qorun sangat angkuh karena hartanya dan Allah pun tenggelamkan hartanya beserta ia dalam perut bumi. Jangan sampai kita seperti koruptor yang tega-teganya mencuri uang bukan miliknya.

Seorang yang berfikiran positif ia selalu memandang hidup ini penuh dengan keoptimisan. Ia jalani kehidupan ini dengan sebaik-baiknya. Dengan sebaik-baik pebuatan dan sangat mensyukuri nikmat Allah. Ia gali potensinya dalam rangka mensyukuri nikmat potensi yang Allah berikan.

Subhanallah, sahabat.

Kamis, 12 Juni 2008

Ciri-Ciri Orang Yang Berfikiran Positif

Ada beberapa ciri orang yang berfikiran positif, yaitu :
1. Menjadikan hambatan sebagai tantangan.
2. Tidak putus asa dalam hidup.
3. Mencari hal-hal yang baru, sehingga dapat selalu menumbuhkan semangat dalam hidup.
4. Selalu bersyukur dalam hidupnya.
5. Menikmati hidup.
6. Selalu berserah diri pada Allah.
7. Murah senyum.
8. Terbuka terhadap masukan/kritikan /nasihat.

Jumat, 06 Juni 2008

AKKBB

Pembaca yang budiman tahukah anda apa sebenarnya AKKBB itu? Peristiwa monas satu juni 2008. Silahkan bukak web eramuslim.com dan lihat di kolom tahukah anda.

Selamat membaca.

Minggu, 01 Juni 2008

Kehidupan Dunia


Fenomena perselingkuhan di kalangan anggota DPR bukanlah hal yang asing di telinga kita semua. Bahkan tidak hanya anggota DPR namun para pejabat negara yang lainnya. Di pusat maupun di daerah. Apa yang saya sampaikan lewat tulisan ini bukanlah berprasangka namun faktanya memang sudah sangat gamblang. Ya seperti fenomena gunung es. Kalau serius untuk dibongkar pasti sangat mengejutkan dan membuat kita terbengong-bengong luar biasa.

Ya itulah kehidupan dunia. Harta, tahta dan wanita memang satu jalur. kalau tidak hati-hati maka akan terjerumus ke dalamnya. Ya korupsi, rebutan jabatan, dan main wanita.

Saya sangat prihatin sekali melihat kondisi negeri ini. Sudah punya istri cantik di rumah kok masih selingkung. Ya itulah kehidupan dunia. Selama kita masih bernafas syetan tidak akan pernah berhenti untuk menggoda. Dan ternyata kasus seperti ini tidak hanya dinegeri kita. Di negara manapun ini terjadi.

"Memang enak kok punya harta banyak, jabatan bagus dan bisa bersenang-senang dengan wanita. "

Harapannya tidak seperti itu. Ingatlah bahwa hidup ini hanya sementara.

Kamis, 29 Mei 2008

Menjadikan Hambatan Sebagai Tantangan

Orang yang berfikiran positif adalah orang yang menjadikan hambatan menjadi tantangan. Setiap orang pasti punya hambatan-hambatan yang ada, nah orang yang berfikiran positif hambatan tersebut bukanlah sebuah benteng yang menakutkan untuk maju, namun ia jadikan sebagai tantangan dan ia benar-benar tertantang untuk menaklukkannya.

Kalau ia ingin menjadi seorang penulis misalnya, maka hambatan yang ia temui ia jadikan sebagai tantangan sehingga memecut semangat untuk terus belajar menulis. Dalam dirinya ia tanamkan “Kalau saya adalah seorang penulis hebat.” Ia tidak takut dan minder kala tulisannya mendapat kritikan yang tajam, dapat komentar negatif dari orang lain. “Ah tulisan mu tidak layak muat di surat kabar”. “Ah tulisanmu tidak tidak pantas untuk diterbitkan”. Itu semua tidak membuat ia takut dan justru semakin menantang dirinya untuk menyajikan tulisan yang lebih berkualitas.

Saya jadi teringat sebuah pernyataan yang saya baca di media masa. Pemain tunggal putra tim thomas bulu tangkis cina 2008 yang bernama bao cun lai, saat bertanding di indonesai, ia mengatakan : “Saya berharap di final bisa ketemu indonesia. Saya terntantang dengan dukungan tuan rumah. Ada sesuatu yang ingin saya lakukan”. Saya membaca pernyataan tersebut, wah membuat saya kagum. Benar-benar bermental juara. Tidak takut dengan dukungan tuan rumah yang begitu luar biasa banyaknya.

Begitulah orang-orang yang berfikiran positif, ia tidak bingung dalam menghadapi tantangan-tantangan yang menerpa. Dalam pikirannya terbayang pasti ini ada jalannya. Setelah sesulitan pasti ada kemudahan.

Dalam Al Qur’an pun bisa kita kros cek bahwa setelah kesulitan pasti ada kemudahan, jika kita yakin akan hal itu. Bahkan para sahabat rasulullah SAW bisa kita jadikan panutan utama. Begitu ada himpitan dan tekanan dari musuh-musuh Islam, mereka tetap semangat dalam keimanan. Bahkan ada yang semakin menjadi-jadi semangatnya. Ada yang mengorbankan hartanya yang berupa uang, hewan ternak, kebun-kebun, dan tidak hanya itu, nyawapun ia korbankan untuk perjuangan Islam. Benar-benar tertantang.

Hambatan-hambatan ini sangatlah beragam, setiap individu pasti ada yang sama dan berbeda. Entah itu hambatan fisik maupun hambatan non fisik. Ada yang hambatan fisik, misalnya tubuh yang cacat atau kurang sempurna. Tidak bisa melihat, mendengar, tidak punya kaki, tangan dan lain sebagainya. Itu semuanya adalah hambatan yang bisa membuat manusia minder dan mundur maupun membuat manusia semakin tertantang dan mempunyai kepercayaan diri yang kuat.

Begitu juga hambatan non fisik yang lebih condong ke faktor psikologis. Seperti penakut, pemalu, selalu merasa tidak mampu untuk bersaing dengan orang lain, selalu merasa bersalah dan lain sebagainya.

Apapun bentuknya hambatan yang ada, orang yang berfikiran positif semuanya itu tidak lah apa-apa. Tenang-tenang saja. Semuanya itu tidak ada artinya. Semuanya itu lewat begitu saja. Ia mampu bersaing, ia mampu berbuat lebih banyak, ia mampu berkarya, ia mampu bertahan dalam himpitan kesulitan hidup dan segala tentangan-tantangan yang menghantamnya. “Mungkin kali ini belum berhasil namun Insya Allah bulan depan, waktu yang akan datang akan berhasil.” Ia tidak minder hanya gara-gara cacat fisik, ia tidak putus asa sehingga tidak menjerumuskan diri untuk meminta-minta pada orang lain. Walaupun cacat fisik namun masih bisa berkarya, bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Apakah itu ia jualan koran, gorengan, menjahit, kerajinan yang lainnya dan masih banyak lagi yang ia kerjakan.

Hiduplah orang yang berifikaran postif.

Selasa, 27 Mei 2008

"Hendaklah kalian........

"Hendaklah kalian istiqomah dalam mencintai Allah, beribadah kepada-Nya, dan tidak berpaling dari-Nya, baik dalam keadaan senang maupun susah."
(pesan dari seorang ulamak besar : Ibnu Taimiyyah)

Senin, 26 Mei 2008

Buat Pembaca Sekalian

Saya ucapkan terimakasih buat pembaca blog yang telah meninggalkan pesan /posting komentar untuk saya. Semoga Allah catat sebagai amal yang besar dengan balasan yang sebaik-baik balasan. Jangan ragu-ragu untuk memposting komentar dalam blog ini.
Terimakasih juga pada pembaca yang sudah mengunjungi blog saya walau belum memposting komentar. Besar harapan, untuk meninggalkan komentar sebagai wujud saling bertukan fikiran. Nasihat menasihati.

Terimakasih dari ketulusan hati saya yang paling dalam.

Jumat, 23 Mei 2008

Ia Begitu Sabar

Tugiran namanya. Saya terbiasa memanggil dengan embel-embel "mas". Jadi panggil mas tugiran. Sahabat saya yang saya kagumi akan kesabarannya. Sahabat saya ini berjuang luar biasa dalam hidupnya. Demi mencukupi kebutuhan pribadi dan keluarga (orang tua) ia bekerja di pasar wonosari jualan keliling. Barang yang di jual diantarnya: air minum/air mineral, tisu, korek api, kapur barus dan lain sebagainya.

Yang mengagumkan lagi, perjalanan dari rumah sampai kewonosari ia lalui dengan naik sepeda ontel. Suatu hal yang sangat alergi bagi kebanyakan orang dijaman ini. Kebetulan rumahya dekat dengan rumah saya. Kalau jalan naik sepeda motor bisa 30 menit lamanya, berarti kalau pakek sepeda ontel labih dari itu. 1 jam lebih. Ini ia jalani dalam setiap harinya. Pulang pergi naik ontel setiap hari.

Sering disore hari saya ketemu mas tugiran jamaah maghrib dimasjid saya dengan sorot mata yang tinggal 1/2 watt. Pasti ia capek pulang pergi dengan ontelnya itu.

Subhanallah, perjuangan yang hebat.
Jangan sampai kita ini merasa bahwa diri kita paling sengsara se dunia. Ternyata masih ada yang lebih prihatin dalam hidupnya.

Ya Allah terimakasih banyak atas hikmah kehidupan ini. Engkau jadikan hidupku begitu indah. Ya Allah terimakasih atas samudra hikmah tanpa bertepi ini.

Posting ini spesial saya persembahkan buat diriku sendiri dan sahabat2 sekalian yang membaca.

Ia begitu sabarnya.

Minggu, 18 Mei 2008

Kujemput Jodohku


Ya Akhi, jika saat ini engkau sedang mengalami kesendirian dalam menanti sang pujaan, yakinlah bahwa dirinya yang akan segera diberikan sedang melakukan hal yang sama. Si dia sedang dididik dan ditempa oleh-Nya untuk menjadi pendamping lelaki sepertimu.
Ya Ukhti, engkau pun demikian. Jangan berkecil hati dan sempit pandangan hanya karena dia yang pernah menjadi pujaan, diyakini menjadi teman perjuangan, justru bukan sebaik-baik pilihan. Allah pasti sudah menyiapkan gantinya yang jauh lebih baik; jauh lebih saleh, jika engkau berupaya menjaga dirimu.

Tiada yang salah dengan janji-Nya. Tiada yang meleset dengan ketetapan-Nya. Tiada yang keliru dengan segala iradat-Nya. Semua telah dituliskan. Setiap kejadian telah dibukukan.
Oleh karena itu, sudah bukan saatnya lagi untuk merenung, menangis, menyesali diri, apalagi sampai menyalahkan takdir yang telah terjadi. Ciptakan mimpi, raih prestasi. Jemputlah sang kekasih pujaan hati dengan penuh keyakinan dan tetap menjaga semangat tinggi.
Engkau berani?

Catatan : Buku ini keluaran prou media jogja

Sabtu, 17 Mei 2008

SMS Santet

Beberapa waktu yang lalu dimasyarakat kita heboh dengan SMS santet. Suatu hal yang lucu bagi saya. Begitu takutnya masyarakat sehingga banyak yang stres dan shok hanya gara-gara mendengar kata santet. Bahkan banyak yang pingsan.

Memang dinegeri ini masyarakatnya masih sangat takut masalah-masalah ghaib seperti santet, jin, tenun dan lain-lain. Hebohnya lagi itu berawal dari tontonan mistis di TV. Maksud saya, tontonan misitis di TV ikut andil besar dalam menciptakan rasa takut masyarakat apabila sudah berhubungan dengan hal-hal yang ghaib. Bahkan sebelum masuk kesitu sudah sangat takut. Misal takut kemasjid karena gelap, takut kekamar mandi karena malam, dll.

Perlu kita ketahui, sebenarnya jin itu tidaklah lebih tinggi derajatnya daripada manusia jika manusia itu beriman pada Allah.

Ini juga dirasakan oleh anak-anak kita. Berawal dari orang tua yang menakut-nakuti anak agar nurut pada orang tua. Menakut-nakuti dengan cerita-cerita serem. hi.......

Jangan takutlah! Santai aja.

Kamis, 15 Mei 2008

Hafalan Sholat Delisa


"Hafalan Sholat Delisa"
Sebuah cerita keluarga yang dinovelkan secara bagus nan indah. Menyentuh hati serta mengingatkan bagi yang membacanya. Kita diajak untuk belajar ikhlas, sabar, dan tegar dalam menghadapi kehidupan ini. Pelajaran hafalan yang juga menampar kita. Sudah sejauh manakah hafalan kita tentang do'a, ayat maupun surat?

Bacalah novel ini jika kita ingin mendapatkan samudra hikmah yang luar biasa indahnya.

Catatan : buku ini keluaran republika

Senin, 12 Mei 2008


Dunia kata, M Fauzil Adhim. Sebuah buku bagi siapa saja yang ingin menjadi penulis hebuat. Tidak hanya sekedar menuangkan tulisan. Tidak hanya sekedar naik cetak dan dapat royalti. Namun mengajari kita, sudahkan tulisan kita punya makna yang mendalam?

Tulisan yang renyah, cerdas dan berisi.

Minggu, 11 Mei 2008

Hal Yang Mudah Ditinggalkan

Hal yang mudah ditinggalkan kebanyakan orang adalah sholat. Entah itu meninggalkan sholat dalam artian tidak mau sholat ataupun meninggalkan sholat berjamaah dimasjid.
Demi pekerjaan, bermain, duduk-duduk ngobrol bareng, nonton TV, dan demi aktivitas lainnya. Sholat begitu mudah untuk ditinggalkan.
Semoga kita tidak seperti itu.
Oke?....

Jangan LUpa Sholat!

Sopan itu Cantik Lho......


Ketika kita punya anak perempuan maka memerintahkan untuk menutup aurat adalah suatu hal yang wajib. Tidak akan sulit untuk kita lakukan jika hal ini sudah kita biasakan sejak dini.
"Wahai anakku jagalah dirimu"!

Sabtu, 10 Mei 2008

Berawal Dari Goresan Pena

Berawal dari goresan pena dapat membuat orang begitu bahagia. Berawal dari goresan pena dapat membuat orang sengketa berkepanjangan. Berawal dari goresan pena dapat membuat yang baik dinilai buruk dan yang buruk dinilai baik. Dengan goresan pena inilah seseorang dapat dikenang ilmunya walaupun ia sudah meninggal dunia.

Maka mari kita semua untuk selalu belajar menulis dalam kondisi yang bagaimanapun, karena menulis tidak mengenal batas waktu, fasilitas dan daerah. Buya hamka saja mampu menulis tafsir al azhar di dalam sebuah penjara yang begitu tidak nyamannya.

Mampukah kita?
Ayok belajar menulis terus.

Minggu, 04 Mei 2008

Tidak Hanya Sekedar Menjalani

Tentunya dalam hidup ini tidak hanya sekedar menjalani saja. Sebagai seorang istri melayani suami, mengandung, melahirkan, mendidik anak, dll. Sebagai suami, mencari nafkah, mengayomi istri-anak dan lain sebagainya. Sebagai ......... dan lain sebagainya.

Tentunya tidak hanya sekedar menjalani saja. Allah berikan kepada kita berbagai macam tugas dan itulah ayat-ayat Allah yang tersirat dalam kehidupan. Kita punya anak maka itulah ayat Allah. Seharusnya semua itu semakin mendekatkan diri kita kapada Allah. Kalau sudah seperti itu, jengkel terhadap anak, frustrasi terhadap anak, emosional pada anak akan jarang dalam kehidupan. Ya karena itu adalah ayat-ayat Allah yang harus kita ambil hikmahnya.

tentunya tidak hanya sekedar masalah anak saja.

Yang Menggugurkan Amal

Ada 6 hal yang bisa menggugurkan amal. Mari kita perhatikan.
1. Sibuk dengan cacat orang lain.
2. Hati yang keras.
3. Cinta dunia.
4. Sedikit rasa malu.
5. Panjang angan-angan.
6. Kedholiman yang kita lakukan terus menerus.

sumber : kajian Ustdz Busyroni di masjid al falaah mrican jogja.

Sabtu, 03 Mei 2008

Terimakasih

Terimakasih saya ucapkan kepada pembaca sekalian yang telah meluangkan waktu untuk mengunjungi blog saya dan memberikan komentar.
Semoga lebih bermanfaat lagi. Jangan ragu-ragu memberikan komentar.

Syukron

Kamis, 01 Mei 2008

Apa yang terpikir dalam pikiran anda?


Apa yang terfikir dalam fikiran anda ketika melihat foto ini?
Atau apa yang anda rasakan dihati setelah menyaksikan gambar ini?

Berbagi Itu Indah


Berbagi itu indah sekali. Kalau untuk masyarakat kita uang masih menjadi barang yang penting dalam setiap harinya, maka sangat bagus bagi kita yang punya kelebihan uang untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Kelebihan uang yang saya maksud bukan semata-mata beratus-ratus ribu rupiah atau bahkan bukan berjuta-juta rupiah, namun kita memberi uang 2ribu pada anak SD yang membutuhkan itu sangat bagus sekali. Kalau kita mampunya memberi hanya 2ribu ya tidak apa, yang penting berbagi.

Pokokmen indah sekali berbagi itu. Jadilah orang yang mau berbagi terhadap orang lain. Apakah itu kepada tukang becak, tukang parkir, anak SD tetangga kita yang membutuhkan dan lain sebagainya. Ini masalah yang sulit untuk dilakukan jika kita tidak latihan/melatih diri.

Suatu ketika saya menerima gaji dari tempat kerja saya. Ternyata setelah gaji itu saya terima justru tidak nyaman dihati/tidak membuat hati saya langsung bahagia. Kepingin rasanya uang itu saya buang ditempat sampah. "Bukan ini yang saya cari", kata hati saya. Ternyata setelah saya infakkan beberapa bagian hati ini menjadi tenteram sekali.

Indah bukan berbagi itu?
Kita tidak butuh uang yang bertumpuk-tumpuk, namun kita hanya butuh uang yang bisa kita rasakan dan orang lainpun bisa merasakan pula.
Jangan seperti koruptor. Mau kita apain sih uang itu sampai-sampai pada korupsi.

Selasa, 29 April 2008

Ayat-Ayat Cinta

Terlepas dari penilaian yang ada, saya melihat film ayat2 cinta merupakan bentuk dari perang informasi. Tidak percaya? perhatikan aja!
Film yang dikemas tidak seperti film yang lainnya. Masalah cinta namun tetap beda jauh dengan film2 yang ada.
Saya melihat penulis novel dalam membuat film tersebut sedang melakukan perang informasi. Perang dengan informasi-informasi yang ada yang difilmkan juga.

Minggu, 27 April 2008

Kawan jadikan kawan, lawan jadikan lawan


Menurut saya solusi bagi bangsa palestina adalah bagaimana kita menjadikan kawan itu sebagai kawan dan lawan sebagai lawan. Jangan dibalik.

Selama lawan masih dijadikan kawan sampai kapanpun masalah palestina tidak akan pernah berakhir. Biarlah seperti sikap bangsa kita terhadap penjajah kala itu. Perangi terus sampai penjajah hengkang dari tanah kelahiran kita. Jangan kompromi dengan penjajah, harus berjuang sampai titik darah penghabisan. Tidak apa-apa banyak korban/syahid yang berjatuhan dari pada kita menuruti kemauan mereka. Jangan sampai kita seperti bangsa arab sekarang....badut penghianat.

Bangsa israel adalah bangsa yang sangat rewel sekali, maka jangan turuti kemauan mereka. Kalau kita masih menuruti kemauan mereka kita yang akan susah sendiri. Dibuat susah.
Kawan jadikan kawan dan lawan jadikan lawan.

Iya kan?

Demi Sebuah Hobby

Sahabat-sahabat yang dirahmati Allah, demi sebuah hobby kadang uang seberapapun besarnya tidak begitu berat kita rogoh dari dompet kita. Bahkan diluar hobby jika barang itu kita inginkan maka uang seberapa besar pun terasa ringan kita keluarkan.

Saya punya teman, dekat tempat kerja saya, karena hobby akan mobil-mobilan ia tak segan membeli mobil-mobilan seharga lima juta ke atas. Mobil-mobilan yang bisa dikendalikan lewat remot kontrol. Tentunya tidak hanya 1 mobil namun sudah banyak mobil yang ia koleksi. Termasuk helikopter.
Ada kisah nyata lagi, ada seorang yang membeli karpet seharga 1 M hanya untuk ruang tamu belaka, hanya untuk asesoris belaka. Berapa sih luas ruang tamu itu? Sebesar-besarnya rumah, ruang tamu pasti tidak seluas rumah itu.

Kadang kalau sudah demi hobby atau barang yang kita inginkan kalau tidak hati-hati manusia sering lupa. Misalkan lagi masalah HP, begitu mudah gonta-ganti HP.

Kita harus hati-hati. Apakah harus seperti itu? Padahal orang disekitar kita banyak yang lebih membutuhkan. Dinegeri ini masih banyak orang yang membutuhkan bantuan sehingga jangan hambur-hamburkan uang kita.
Sudahkah anda tahu?

Sabtu, 26 April 2008

Selamat Berjuang

Beberapa hari yang lalu saya mendapatkan ucapan selamat berjuang dari seorang teman. Lewat email ia sampaikan itu. Bahkan ia ulas kembali lewat telphon. Pagi2 itu ia telphon saya, ngobrol-ngobrol sebentar dan ia ucapkan kembali selamat berjuang buat saya.

Entahlah pastinya apa yang ia maksud dibalik ucapan tersebut. Namun dari ucapan itu membuat saya termenung sejenak. Ucapan selamat berjuang yang masih membekas dalam hati saya sampai tulisan ini saya tuliskan. Ucapan selamat berjuang yang mengingatkan saya pada kesabaran, keihklasan, semangat juang dalam hidup dan sekaligus kematian.

Kadang hati ini terasa sedih kala mengingat perjalanan hidup yang begitu cepat namun amal sangat sedikit. Kadang membuat diri saya menangis dimanapun saya berada. Dalam do'a-do'a ku, ditempat kerja, dalam perjalanan dan dalam aktivitas lainnya .
Kematian itu teramat dekat.
Ucapan selamat berjuang itu mengandung makna dalam hati saya : "selamat berjuang dalam hidup semoga selamat sampai menghadap Allah."

Ya itulah namanya sahabat. Baik sekali sahabat itu. Mengingatkan dalam hidup.

Jumat, 25 April 2008

Perang Informasi 2

Tulisan ini lanjutan dari perang informasi yang sudah saya tuliskan beberapa waktu yang lalu.

Temen-temen sekalian, kalau kita memperhatikan perkembangan dunia masa kini sungguh sangat luar biasa teknologi itu. Sangat canggih dan sangat kreatif desain alat komunikasi tersebut. Tentunya ada dampak baiknya maupun dampak buruknya. Dampak buruknya saya sangat perihatin sekali begitu mudahnya segala macam informasi negatif yang bisa kita konsumsi dalam hitungan yang sangat cepat. Tidak menit lagi nanum sudah detik. Informasi yang barusan keluar 1 detik yang lalu bisa langsung kita terima detik yang kedua. Subhanallah.

Informasi yang saya maksud disini bisa berupa kata-kata, tulisan maupun gambar. Saya memprihatinkan informasi negatif yang mudah kita konsumsi, mulai dari anak-anak sampai simbah-simbah. Coba temen-teman perhatikan, gambar-gambar porno begitu mudah diperoleh dari mulai gambar cetak, foto digital, HP, internet dan lain-lain. Itu gambar, kalau suara ya musik2 yang mudah kita dengarkan, dan semuanya ini sangat menjerumuskan mental siapapun yang melihat dan mendengar.

Coba temen-temen fikirkan. Orang yang sering melihat gambar-gambar porno atau gambar-gambar yang kata orang lain belum porno padahal ketiaknya kelihatan, buah dadanya ditonjol-tonjolkan, apa jadinya mental orang yang melihat itu. Apa jadinya? Untuk masalah porno bahkan sampai pada goyang yang begitu-begitu sudah sangat akrab dimasyarakat kita, apalagi ditambah dengan anggapan bahwa dangdut itu kan budaya kita dan memang seperti itu goyangnya. Kalau tidak goyang seperti itu maka bukan dangdut namanya.

Anak-anakpun terkena imbasnya.
Ya inilah perang informasi, harapannya setiap muslim yang masih punya komitmen kuat terhadap agamanya mempunyai andil yang positif terhadap perang informasi ini. Informasi yang kita sampaikan tentunya informasi yang positif. Informasi yang jauh dari apa-apa yang saya sampaikan di atas. Jangan hanya diam tidak mengambil tindakan. Bahkan SMS ortu menanyai kabarnya aja tidak sempat. Apa lagi telphon. Nah ini yang harus kita koreksi.

Sekarang anda punya andil apa?

Syukron.

Kamis, 24 April 2008

Ada Satu Hal Yang Menarik..........(Menikah 1)

Sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah, mengambil hikmah dari setiap kejadian merupakan satu hal yang penting. Setiap orang pastilah menginginkan sebuah pernikahan yang indah. Ada yang sudah terkabul dan ada yang belum terkabul untuk nikah.

Ada satu hal yang menarik buat saya. Tidak sedikit orang yang belum terkabulkan usahanya untuk nikah bisa mengambil hikmah dengan baik. Dalam tanda kutip, kita belum menikah seharusnya mengucap hamdalah/memuji Allah. Justru belum menikah kita gunakan sebaik-baiknya untuk memperbaiki diri karena orang yang baiklah akan mendapatkan yang baik pula. Memperbaiki niat kita, mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam berumah tangga dan mendekatkan diri pada Allah.

Usaha kita untuk menikah belum terkabul bukanlah suatu yang kebetulan, itulah keputusan Allah dan terbaik buat kita. Maka ambillah hikmah bagi usaha menikah yang belum terkabul. Tidak usah resah dengan komentar-komentar orang lain. "ah kamu terlambat menikah". "ah kamu kok nggak berani menikah" dan lain-lain.

Sahabat, menikah itu bukanlah main-main. Ketika kita mengucapkan akad nikah maka saat itulah disaksikan langsung oleh Allah dan malaikat. Yang semula kharam menjadi halal. Sungguh bukan main-main kan?

Ambillah hikmah dan perhatikan kehidupan orang-orang yang sudah menikah. Yang buruk dalam rumah tangga jangan sampai kita lakukan saat Allah kabulkan nanti kita untuk menikah, dan yang baik dari rumah tangga tersebut kita ambil dan kita tiru.

Sahabat, perlu kita ketahui juga bahwa setelah menikah ternyata syetan tidak berhenti menggoda. Begitu banyak kasus perselingkuhan di negeri ini, seperti apa yang saya sampaikan dalam blog yang terdahulu (gunung es judulnya). Justru belum menikah seperti inilah kesempatan emas untuk persiapan dengan sebaik-baiknya. Apakah ada jaminan anda nanti tidak tergoda dengan wanita selain istri anda? Apakah ada jaminan anda nanti tidak tergoda dengan laki-laki selain suami anda?

Semoga Allah mudahkan kita sekalian untuk menikah yang belum menikah. Tentunya menurut Allah waktunya dan usaha yang kita lakukan.
Aamiin.

Perang Informasi 1

Sedikit informasi. Salah satu misi saya membuat blog selain bahan pembelajaran dalam hidup adalah dalam rangka perang informasi. Perang informasi antara yang haq dan yang batil.
Saya menganggap ini sangat penting buat saya.
Betapa hebatnya tontonan-tontonan kemaksiatan yang
beredar sekarang. Sangat mudah dijangkau mulai dari
anak-anak sampai simbah-simbah, bahkan aktivis
dakwahpun jika tidak hati-hati akan menjadi korban
dari tontonan2 yang tidak beradab itu.

Tulisan yang saya sampaikan dalam blog sesuai dengan
kapasitas keilmuan saya dan pengalaman saya dalam hidup. Semoga
blog ini bisa mewarnai positif kehidupan kita yang
tinggal sebentar lagi.

Alhamdulillah sudah cukup banyak orang/sahabat2 saya
yang sudah tahu. Semoga manfaat dan tetap baik niatnya.
Blog ini akan selalu mengalami penambahan isi.

lounching blog 18 april yang lalu.

mohon do'a sahabat sekalian. syukron.

Rabu, 23 April 2008

Nasihat Dari Teman

Ini nasihat dari teman saya yang dikirimkan lewat email. Subhanallah nasihat itu penting bagi kelangsungan hidup manusia.

sebelum manusia dilahirkan kedunia ada namanya alam yaitu alam dimana manusia diciptakan.... yaitu alam kandungan didalam kandungan ibu kita, disitulah manusia mengucapkan akad dengan Allah, setelah itu Allah menetapkan kepada manusia itu masalah umur, rezeki, dan takdirnya...eeehhhhm,,, memang manusia sudah mempunyai takdir sendiri-sendiri tetapi alangkah baiknya manusia merencanakan, mengusahakan dan melaksanakan apa yang dicita-citakan... masalah hasil memang itu nanti terserah Allah, tapi perlu diketahui juga usaha kita juga sangat menentukan hasil....jika kita mengalami sebuah kegagalan maka itu adalah satu langkah kita untuk menuju keberhasilan, ketika kedua buah kegagalan kita alami maka itu adalah dua langkah kita untuk menuju keberhasilan teruuus....... sampai pada akhirnya kita menemukan sebuah keberhasilan yang kita damba-dambakan, yang kita tunggu....

oke... slamat berjuang!!!
mas ma'ruf tau thomas alfaedison yaaaa....
dari Arvan mas.

Bekerja

"Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, sesungguhnya aku akan bekerja (pula), maka kelak kamu akan mengetahui." (QS 12 : 55)

Bekerja dan berkarya merupakan suatu keniscayaan yang harus dilakukan oleh seseorang jika hidupnya ingin lebih bermanfaat banyak. Bekerja bukanlah dikhususkan untuk rakyat semata, namun penguasa negeri ini harus rajin bekerja demi kesejahteraan rakyat yang ia pimpin. Nabi Daud as bekerja dengan tangannya (ahli besi), Nabi Musa as bekerja mengembalakan kambing , sedangkan Rasulullah SAW bekerja dengan mengembalakan kambing dan berdagang.

Dan katakanlah : "bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaan itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberikannya kepadamu apa yang kamu kerjakan." (QS 9 : 105)

Anda Ingin Sehat?

Anda ingin sehat? Kalau ia maka lakukanlah beberapa poin berikut ini.
1. bangun pagi sebelum subuh. tentunya bangun pagi sebelum subuh diisi dengan sholat malam.
2. menjaga kebersihan.
3. tidak makan berlebihan.
4. gemar berjalan kaki.
5. tidak pemarah.
6. optimis dan tidak putus asa.
7. tidak iri hati.

Poin ini saya peroleh dari referensi yang pernah saya baca.
gitu......

Selasa, 22 April 2008

Dampak Dari Ilmu

Sahabat-sahabat sekalian ada beberapa dampak dari ilmu yang bisa kita rasakan. Ini nih dampaknya :
1. Memudahkan kita dalam menjalankan kewajiban.
Kewajiban kepada Allah maupun kepada sesama manusia.
2. Diberi kelapangan hati.
Orang yang berilmu itu akan diberi kelapangan hati alias tidak mudah putus asa, tidak mudah marah2 dan lain sebagainya. Hidupnya sakinah banget.
3. Menjadikan orang rendah hati.
Ia sadar diatas langit masih ada langit.
4. Lebih peduli atau sensitif.
Kecerdasan emosinya bagus.
5. Akan semakin bersungguh-sungguh dalam hidupnya.
Mengapa demikian? ya karena ia faham terhadap sesuatu sehingga bersungguh-sungguh.


Demikian. Mari kita menjadi insan yang berilmu. Mau?

Senin, 21 April 2008

Antologi Puisi Imam Syafi'i

Antologi puisi Imam Syafi'i :
"Barangsiapa pada waktu mudanya tidak melakukan dakwah, maka hendaklah ditakbirkan empat kali karena ia telah wafat. Dan hakikat seorang pemuda - demi Allah SWT - hanya dengan keilmuan dan ketaqwaan. Maka jika ia tidak memiliki keduanya, janganlah kamu anggap sebagai pemuda."

Apa yang terfikir dalam fikiran kita setelah membaca antologi puisi Imam Syafi'i di atas?

Minggu, 20 April 2008

Pesan dari Imam Ali ra

Jika engkau ingin mendapatkan ilmu maka :
1. gemar belajar.
Membaca, menulis, memperhatikan, bertanya, dll.
2. sikap cerdas
Berusaha untuk faham.
3. bersungguh-sungguh dalam menghadiri forum keilmuan.
4. memiliki biaya.
Dengan biaya orang akan termudahkan untuk belajar, apalagi kalau dihub dengan pendidikan formal. Pasti mahal sekali.
5. bergaul dengan guru/alim.
6. perlu waktu dalam belajar.
bukan instan, namun juga tidak berlambat-lambat.
7. milikilah kesabaran.

Demikian pesan dari Imam Ali, semoga kita semakin berilmu. Semakin berisi. Bukan seperti pepatah : tong kosong berbunyi nyaring.

Padi semakin berisi semakin merunduk.

Gitu ya sahabat.

7 Pintu Kesombongan

Ada 7 pintu kesombongan yang harus kita waspadai. sebagai berikut :
1. sombong karena banyak harta.
2. sombing karena jabatan.
3. sombong karena banyak ilmu.
4. sombong karena anak-anak.
5. sombong karena banyak pengikut.
6. sombong karena banyak amal.
7. sombong karena kecantikan/ketampanan.


Setitik kesombongan jika dibiarkan begitu saja maka akan semakin membesar dan akan merusak amal. Bagaikan api yang membakar kayu bakar begitu cepatnya. Sehingga betul apa yang disampaikan rasulullah SAW : tidak akan pernah masuk surga apabila didalam hatinya ada setitik kesombongan.

ini bisa kita fahami bahwa kesombongan bisa membuat amal kita tidak diterima Allah SWT. Namun jika setitik kesombongan itu kita sadari dan kita bertaubat, maka lain perkara.

Jumat, 18 April 2008

Kadang Dalam Hidup Ini Ada Sesuatu Yang Tidak KIta Duga-Duga

Sahabat, kadang dalam hidup ini ada sesuatu yg tidak kita duga-duga. Apa-apa yang kita iginkan kadang tidak kunjung tercapai atau bahkan tidak tercapai sama sekali. Maka kuncinya adalah bersabar dan tetap berusaha terus.

"Bisa jadi kamu tidak menyukai sesuatu tetapi (namun) didalamnya Allah menjadikan kebaikan yang banyak." Surat An Nisa' ayat 19

Gimana?
sepakat?

Kamis, 17 April 2008

Ciri-Ciri Kepribadian Seorang Muslim

Materi psikologi Islam.
Ciri-ciri kepribadian seorang muslim :
1. Benar aqidahnya (salimul aqidah)
2. Benar ibadahnya (shahihul Ibadah)
3. Kokoh akhlaknya (matinul khuluk)
4. Berwawasan luas (mutsaqaful fikr)
5. Kuat fisiknya (qawwiyul Jism)
6. Mandiri (qadirun 'alakisbi)
7. Bijaksana dalam memelihara waktu (harisun 'alawaqtihi)
8. Teratur dalam segala urusan (munadhomu fi syu'unihi)
9. Bersungguh-sungguh atas dirinya (mujahidu linafsihi)
10. Bermanfaat bagi orang lain (nafi'ul lighirihi)

Selasa, 15 April 2008

"Pencuri Yang Baik Hati"

Pembaca yang budiman, ada sebuah cerita menarik dari kejadian yang pernah terjadi di masjid Al Falaah Mrican Jl. Gejayan Yogyakarta. Kisah tentang seorang pencuri/maling. Suatu ketika tepatnya hari senin sore waktu sholat maghrib, masjid Al Falaah sangat ramai sekali karena banyak yang berjamaah dan banyak mahasiswa baru yang mampir untuk sholat maghrib.

Sehabis salam akhir sholat, langsunng terdengar suara histeris (kaget) dari seorang mahasiswa putri karena tas yang ia taruh di shof paling belakang raib diambil orang. Diambil pencuri. Subhanallah, wah ramai sekali. Isi tasnya ada uang untuk regristasi, HP dan surat-surat untuk regristrasi (Ijazah, dll). Namun lucunya yang bersangkutan punya ide unik dalam otaknya. Entah di telphon atau di SMS dengan HP temannya (saya kurang faham), yang bersangkutan bisa komunikasi dengan maling itu (lobi-lobi). Ternyata tasnya disuruh ngambil di toilet Universitas Sanata Darma Gejayan. Saat itu juga dibantu oleh mas kholis dan kang sumar langsung lari terbirit-birit mengejar barang yang ada di toilet sanata darma. Padahal toiletnya banyak. Eh ternyata tidak kehabisan akal teman kita itu (mas kholis dan kang sumar), langsung minta bantuan satpam yang ada di sanata darma dan akhirnya ketemu tas dan surat-surat yang dibutuhkan untuk regristasi. Hanya uang dan HP yang lenyap dimakan maling.

Subhanallah, ternyata malingnya masih punya rasa belas kasihan.
Ini cerita yang lucu sekali. Sayapun ketawa-ketiwi mendengar laporan itu.
Saat itu pas ada kajian Ustdz Busyroni, beliaupun terenyum lebar (ketawa). Semoga malingnya mudah terketuk hatinya dan sadar akan profesinya yang salah.


Dasar maling.........

Senin, 14 April 2008

Orang Miskin

Orang miskin di indonesia banyak sekali. Tetapi anehnya walau miskin ternyata masih bisa beli rokok ya........... he...he...he...
eh coba bayangkan 6 ribu sehari untuk rokok. eh bayangkan lagi, 6 ribu dikali 30 hari. eh bayangkan lagi ya, penghasilan antara 15-22 ribu setiap hari dipotong 6 ribu untuk rokok.

He....he...he... aneh kan?

Temukan tips-tips berhenti merokok dalam blog ini.

Gunung Es

Kasus perseligkuhan dimasyarakat kita saya kira seperti fenomena gunung es. Beberapa waktu yang lalu saya sempat melihat dan mendengarkan sebuah kajian di salah satu stasiun televisi swasta nasional, saat itu membahas tentang kasus perselingkuhan dalam keluarga, ternyata luar biasa penelphnnya. Semuanya tentang kasus perselingkuhan.

Sebenarnya ini belum terungkap secara gamblang. Sebenarnya besar nggak to masalah perselingkuhan dalam masyarakat kita? Kalau teman-teman sepemahaman dengan saya, saya punya pemahaman sederhna seperti ini. Bahwa syetan itu tidak akan pernah berhenti menggoda manusia sampai kapanpun. Selama manusia masih bernafas maka syetan akan terus menggodanya. Yang belum menikah digoda dan yang sudah menikahpun digoda.

Kasus perselingkuhan dinegeri ini saya kira sangat tinggi. Tidak hanya kaum laki-laki yang mudah selingkuh, kaum wanitapun juga mudah selingkuh. Siapa sih yang tidak ingin mempunyai suami yang lebih ganteng dari suami saya? Siapa sih yang tidak ingin mempunyai suami yang ekonominya lebih baik dibanding suami saya? Punya mobil, HP bagus, mobil lebih dari satu, uang belanja serba lebih dari cukup dan lain sebagainya. Kalau iman kita kurang bagus maka beralih kelain hati.

Bukan semata-mata kaum lelaki yang mudah untuk berlain kelain hati, tetapi ternyata kaum wanitapun ia juga (mudah berlain kelain hati). Ini berarti semuanya laki-laki maupun perempuan berpotensi untuk selingkuh jika imannya kurang bagus.

Dalam sebuah kasus yang pernah saya perhatikan/masuk ketelinga saya, subhanallah, ibuk-ibuk ada juga yang selingkuh. umur berapa? 40 tahun Umurnya berapa? 45 tahun. Karena ini saya kasih judul gunung es dalam artian seperti fenomena gunung es, maka bisa jadi jika ada yang meneliti dengan baik sungguh sangat dahsyat angkanya, bisa jadi sangat melambung tinggi.

Perasaan cinta, perasaan menyukai lawan jenis melanda semuanya, ya laki-laki dan perempuan. Tinggal bagaimana pertahanan keimanan seseorang tersebut. Jika seorang laki-laki benteng pertahanannya tidak kuat maka ia akan jebol juga. Begitu juga sebaliknya, jika wanita benteng pertahanannnya tidak kuat maka jebol juga akhirnya.

Jika anggota DPR pusat maupun daerah diungkap dengan sedetail-detailnya, mungkin bisa mengejutkan kita. Bagaimanapun tahta, harta dan wanita adalah simbol keindahan dunia.

Dalam Islam orang yang belum menikah kok berzina kelamin maka hukumnya cambuk. Sedangkan untuk yang sudah menikah kok selingkuh/zina kelamin maka tiada ampun. Rajam sampai mati. Mati.

Mari kita ekstra hati-hati, khususnya yang sudah nikah. Karena konsekuensi hukumnya adalah diberlakukannya hukum khudud. Yaitu rajam sampai mati. Yang belum menikahpun harus ekstra hati-hati, jangan mudah kebobolan. Jangan pasang harga murah dalam diri anda.

Besar harapan saya hukum khudud di Indonesia bisa diterapkan. Sudah ada perangkatnya kok. MUI sudah ada, cambuk rotan diindonesia banyak sekali dan lain sebagainya. Semoga ada niatan dan usaha sungguh-sungguh.

Kalau Hidup Ini Harus Berjuang

Kalau hidup ini harus berjuang maka harus berjuang. Kenapa tidak berjuang? Kenapa takut?
Ayo bangkit dan berjuang pantang menyerah.

Jadilah pribadi yang tahan banting. Dibanting berkali-kali tidak hancur atau tidak pecah. Hebatkan? Buktikan kalau gitu.

Jangan mudah putus asa. Wala tai asu mirraukhillah : dan jangan berputus asa dari rahmat Allah. Innahu la yai asu mirraukhillah : sesungguhnya tidak berputus asa dari rahmat Allah, illal qoumul kafiruuna : kecuali orang-orang yang kafir.

Ya kita harus berjuang. Sepakat?

Waktu

Waktu?.........

1. Waktu mudah berlalu
2. Waktu yang berlalu tidak akan pernah kembali lagi
3. Waktu merampas kebahagiaan seseorang

Minggu, 13 April 2008

Menjaga Niat Kita

Menjaga niat itu sangat penting dalam amal atau aktivitas dalam kehidupan kita. Karena dengan niat yang benar akan menentukan kualitas amal. Karena dengan niat akan membuat kita bisa untuk istiqomah. Karena dengan niat yang benar amal kita akan diterima Allah SWT.

Ini ada sabda Rasulullah SAW yang bagus sekali.

Dari Amirul Mukmini, Abu Hafsh, Umar bin Khathab ra berkata : Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya diterimanya amal perbuatan itu tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Barang siapa berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya akan diterima sebagai hijrah karena Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa berhijrah karena dunia yang akan ia peroleh atau wanita yang hendak ingin dinikahinya, maka ia akan mendapati apa yang ia tuju.

HR. Dua Imam Ahli Hadits: Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Mughirah bin Bardawih Al Bukhari dan Imam Abu Husain Muslim bin Al Hajjaj bin Muslim Al Qusyairy
An naisaburi dalam kedua kitabnya yang merupakan kitab hadits paling shahih.

Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya

hai temen-temen sekalian, bagus kan judul yang saya tulis diatas? "Ikatlah ilmu dengan menuliskannya".
lewat tulisan sederhana ini saya pingin mengajak diri saya dan teman-teman sekalian untuk berlatih menulis. ikatlah ilmu itu dengan menuliskannya. Salah satu kekurangan umat Islam yaitu masalah menulis, sehingga ilmu pengetahuan cenderung dikuasai oleh orang-orang barat yang rata-rata bukan seorang muslim.

Kalau pingin jelasnya silahkan baca bukunya pak Fauzil Adhim "Dunia Kata" atau buku-buku yang lain. Yang terpenting terlebih dahulu adalah menuliskannya, tidak usah muluk-muluk untuk segera jadi buku. Yang saya ketahui bisa jadi buku itu karena dari menuliskannya kecil-kecil/sedikit demi sedikit dan akhirnya kemampuan semakin tambah dan bisa jadi buku.

Gampang menulis itu. Ini caranya :
1. Membaca buku. Orang yang jarang membaca buku maka wawasannya ya hanya itu-itu saja sehingga ketika menulis mudah berhenti alias kehabiasan kata dan materi untuk dituangkan.
2. Membaca fenomena/ayat-ayat Allah yang ada di sekitar kita. Ini juga akan memudahkan diri kita dalam mengurai sebuah permasalahan yang ada dalam bentuk tulisan. Kalau hanya bermodal membaca teori lalu kita menuangkan masalah tersebut, maka tidak akan tajam apa yng kita sampaikan.
3. Perbanyak silaturrahim pada orang-orang. Dengan ini kita akan banyak masukan, akan banyak fenomena dari kehidupan orang tersebut dan semakin kayalah kita. Kaya akan ide, hikmah kehidupan dan wawasan.
4. Tuangkan sekarang juga. Kalau tidak sekarang terus kapan lagi? esok hari? belum tentu kita masih hidup. Nanti kalau punya istri? ah belum tentu hidup pula, siapa tahu menjelang pernikahan maut mendahuluinya.
5. Tentukan kecenderungan tulisan anda. Novel kah? Non fiksikah? tulisan referensi-referensi ? dan lain sebagainya. Kalau sudah ketemu maka tekunlah untuk menulis.
6. Jangan takut dikomentari negatif oleh orang lain. Katakan pada diri anda : "Ya inilah karya saya sekarang. Akan saya syukuri dengan sebaik-baiknya dan Insya Allah nanti akan terus meningkat dengan baik.
Dan yang terakhir, nomor 7. Jaga niat saat menulis. Niatkan semata-mata mencari ridho Allah. Niatkan semata-mata untuk berbagi ilmu. Saya punya ilmu maka saya harus sampaikan pada orang lain. Setiap orang pasti punya ilmu, tinggal yang membedakan si A ilmunya lebih baik dibanding si B atau sebaliknya. Tetap sampaikan ilmu itu walau 1 ayat.

Ngomong-ngomong masalah menulis, alhamdulillah saya juga sedang belajar menulis dan minta do'anya. Sudah 1 naskah buku yang saya masukkan pada penerbit, namun gagal alias ditolak. He...he...he. Saya berani kok.

Saya hanya berdo'a semoga ALlah bimbing saya dalam hidup ini. Saya tidak ingin ilmu lenyap begitu saja karena tidak diikat. Ya seperti kambing itu lho....... Kalau tidak diikat pada sebuah pohon atau tiang, bakalan kambing kelayapan kemana-mana dan bisa tidak ditemukan.

Ah sejuk sekali pagi ini. Warnet mulia 3 wonosari.
Ma'ruf.

Kamis, 10 April 2008

Untuk hari esok kita

Assalamu'alaikum
Pembaca yang dirahmati Allah ada sebuah ayat dalam Al Qur'an yang sangat bagus untuk kita perhatikan. Untuk kita renungkan dan kita jadikan modal untuk merubah diri, yaitu surat Al Hasyr ayat 18.

"Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu pada Allah, dan setiap jiwa harus melihat apa -apa yang telah ia lakukan untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat mengetahui terhadap apa-apa yang kamu lakukan."

Disini kita disuruh untuk bertaqwa dan memperhatikan apa-apa yang telah kita lakukan untuk hari esok , yaitu akhirat. Secara gampangnya bertaqwa itu tunduk dan patuh pada aturan-aturan Allah atau tunduk dan patuh pada apa-apa yang dimaui Allah.

Sahabat, subhanallah, Allah benar-benar mewanti-wanti pada kita semua. Apa yang terpikirkan oleh kita tentang hari esok? ternyata hidup didunia itu hanya sementara, ibaratnya hanya mampir ngombe saja. Mampir minum saja, setelah itu meninggalkan tempat tersebut.

Teman saya masih muda, eh ternyata meninggal dunia. Masih muda, enerjik, semangat, namun sekali lagi kehidupan di dunia hanya sementara dan yang langgeng adalah kehidupan di akhirat kelak. Ayah saya juga sudah meninggal dunia.

Oleh karena itu mari kita mempersipakan bekal sebagai pertanda kalau kita memperhatikan ap-apa yang telah kita lakukan untuk masa depan dihari esok. Dan marilah kita menghindari perbuatan-perbuatan yang semakin menjauhkan kita pada syurga Allah.

Udah gitu saja. Semoga tulisan sederhana ini menjadi nasihat pribadi dan sahabat sekalian untuk lebih baik lagi.
Assalamu'alaikum