Tugiran namanya. Saya terbiasa memanggil dengan embel-embel "mas". Jadi panggil mas tugiran. Sahabat saya yang saya kagumi akan kesabarannya. Sahabat saya ini berjuang luar biasa dalam hidupnya. Demi mencukupi kebutuhan pribadi dan keluarga (orang tua) ia bekerja di pasar wonosari jualan keliling. Barang yang di jual diantarnya: air minum/air mineral, tisu, korek api, kapur barus dan lain sebagainya.
Yang mengagumkan lagi, perjalanan dari rumah sampai kewonosari ia lalui dengan naik sepeda ontel. Suatu hal yang sangat alergi bagi kebanyakan orang dijaman ini. Kebetulan rumahya dekat dengan rumah saya. Kalau jalan naik sepeda motor bisa 30 menit lamanya, berarti kalau pakek sepeda ontel labih dari itu. 1 jam lebih. Ini ia jalani dalam setiap harinya. Pulang pergi naik ontel setiap hari.
Sering disore hari saya ketemu mas tugiran jamaah maghrib dimasjid saya dengan sorot mata yang tinggal 1/2 watt. Pasti ia capek pulang pergi dengan ontelnya itu.
Subhanallah, perjuangan yang hebat.
Jangan sampai kita ini merasa bahwa diri kita paling sengsara se dunia. Ternyata masih ada yang lebih prihatin dalam hidupnya.
Ya Allah terimakasih banyak atas hikmah kehidupan ini. Engkau jadikan hidupku begitu indah. Ya Allah terimakasih atas samudra hikmah tanpa bertepi ini.
Posting ini spesial saya persembahkan buat diriku sendiri dan sahabat2 sekalian yang membaca.
Ia begitu sabarnya.
Jumat, 23 Mei 2008
Minggu, 18 Mei 2008
Kujemput Jodohku

Ya Akhi, jika saat ini engkau sedang mengalami kesendirian dalam menanti sang pujaan, yakinlah bahwa dirinya yang akan segera diberikan sedang melakukan hal yang sama. Si dia sedang dididik dan ditempa oleh-Nya untuk menjadi pendamping lelaki sepertimu.
Ya Ukhti, engkau pun demikian. Jangan berkecil hati dan sempit pandangan hanya karena dia yang pernah menjadi pujaan, diyakini menjadi teman perjuangan, justru bukan sebaik-baik pilihan. Allah pasti sudah menyiapkan gantinya yang jauh lebih baik; jauh lebih saleh, jika engkau berupaya menjaga dirimu.
Tiada yang salah dengan janji-Nya. Tiada yang meleset dengan ketetapan-Nya. Tiada yang keliru dengan segala iradat-Nya. Semua telah dituliskan. Setiap kejadian telah dibukukan.
Oleh karena itu, sudah bukan saatnya lagi untuk merenung, menangis, menyesali diri, apalagi sampai menyalahkan takdir yang telah terjadi. Ciptakan mimpi, raih prestasi. Jemputlah sang kekasih pujaan hati dengan penuh keyakinan dan tetap menjaga semangat tinggi.
Engkau berani?
Catatan : Buku ini keluaran prou media jogja
Sabtu, 17 Mei 2008
SMS Santet
Beberapa waktu yang lalu dimasyarakat kita heboh dengan SMS santet. Suatu hal yang lucu bagi saya. Begitu takutnya masyarakat sehingga banyak yang stres dan shok hanya gara-gara mendengar kata santet. Bahkan banyak yang pingsan.
Memang dinegeri ini masyarakatnya masih sangat takut masalah-masalah ghaib seperti santet, jin, tenun dan lain-lain. Hebohnya lagi itu berawal dari tontonan mistis di TV. Maksud saya, tontonan misitis di TV ikut andil besar dalam menciptakan rasa takut masyarakat apabila sudah berhubungan dengan hal-hal yang ghaib. Bahkan sebelum masuk kesitu sudah sangat takut. Misal takut kemasjid karena gelap, takut kekamar mandi karena malam, dll.
Perlu kita ketahui, sebenarnya jin itu tidaklah lebih tinggi derajatnya daripada manusia jika manusia itu beriman pada Allah.
Ini juga dirasakan oleh anak-anak kita. Berawal dari orang tua yang menakut-nakuti anak agar nurut pada orang tua. Menakut-nakuti dengan cerita-cerita serem. hi.......
Jangan takutlah! Santai aja.
Memang dinegeri ini masyarakatnya masih sangat takut masalah-masalah ghaib seperti santet, jin, tenun dan lain-lain. Hebohnya lagi itu berawal dari tontonan mistis di TV. Maksud saya, tontonan misitis di TV ikut andil besar dalam menciptakan rasa takut masyarakat apabila sudah berhubungan dengan hal-hal yang ghaib. Bahkan sebelum masuk kesitu sudah sangat takut. Misal takut kemasjid karena gelap, takut kekamar mandi karena malam, dll.
Perlu kita ketahui, sebenarnya jin itu tidaklah lebih tinggi derajatnya daripada manusia jika manusia itu beriman pada Allah.
Ini juga dirasakan oleh anak-anak kita. Berawal dari orang tua yang menakut-nakuti anak agar nurut pada orang tua. Menakut-nakuti dengan cerita-cerita serem. hi.......
Jangan takutlah! Santai aja.
Kamis, 15 Mei 2008
Hafalan Sholat Delisa

"Hafalan Sholat Delisa"
Sebuah cerita keluarga yang dinovelkan secara bagus nan indah. Menyentuh hati serta mengingatkan bagi yang membacanya. Kita diajak untuk belajar ikhlas, sabar, dan tegar dalam menghadapi kehidupan ini. Pelajaran hafalan yang juga menampar kita. Sudah sejauh manakah hafalan kita tentang do'a, ayat maupun surat?
Bacalah novel ini jika kita ingin mendapatkan samudra hikmah yang luar biasa indahnya.
Catatan : buku ini keluaran republika
Senin, 12 Mei 2008
Minggu, 11 Mei 2008
Hal Yang Mudah Ditinggalkan
Hal yang mudah ditinggalkan kebanyakan orang adalah sholat. Entah itu meninggalkan sholat dalam artian tidak mau sholat ataupun meninggalkan sholat berjamaah dimasjid.Demi pekerjaan, bermain, duduk-duduk ngobrol bareng, nonton TV, dan demi aktivitas lainnya. Sholat begitu mudah untuk ditinggalkan.
Semoga kita tidak seperti itu.
Oke?....
Jangan LUpa Sholat!
Sopan itu Cantik Lho......
Langganan:
Postingan (Atom)


