sahabat ternyata kondisi hati menjelang ramadhan sangat menentukan kualitas puasa kita. coba kita bayangkan saat kita memasuki ramadhan namun diri ini lagi banyak masalah, pasti puasa terasa kering atau ibadah lainnya juga terasa kering. pas mau puasa pas lagi banyak masalah, banyak konflik, benar2 bisa ditebak kira2 kualitas puasa yang bagaimana yang akan kita raih.
untuk masalah hati memang harus diperhatikan. karena semakin terjaga kondisi hati maka terasa nikmat sekali ramadhan ini. ada seorang ibuk2 penuh dengan konflik saat memasuki bulan ramadhan tahun lalu, iapun merasakan kalau puasanya itu kok kering rasanya. konflik dengan anak, anak kos, tetangga dan lainnya.
untuk masalah ini silahkan sahabat baca dalam tulisan saya yang terdahulu dalam blog ini. pembahasan tentang kondisi ruhiyah edisi juni 2008.
semoga manfaat. syukron
Kamis, 28 Agustus 2008
Selasa, 26 Agustus 2008
Mari Lebih Bermanfaat

mari lebih bermanfaat lagi dalam hidup ini. mari mencoba melihat diri sudah sejauh manakah diri ini bermanfaat dalam kehidupan. walau itu kecil kalau kita mampu maka lakukanlah. hal kecil sangatlah besar dihadapan Allah, karena Allahlah yang berhak menilai amal kita bukan dari kita maupun orang lain. yang penting kita bermanfaat dalam kehidupan. syukur2 lebih meningkat lagi.
sahabat ada sebuah kisah menarik berikut ini.
suatu ketika Rasulullah SAW mengantarkan jenazah sahabat yang telah meninggal dunia untuk dikuburkan/dimakamkan. setelah selesai prosesi pemakaman maka Rasulullahpun pulang menuju rumah sanak keluarga sahabat tersebut. sesampai di rumah Rasulullah bertanya pada istri almarhum. "Wasiat apakah yang ditinggalkan suamimu sebelum meninggal?" sang istripun menjawab :"tidak ada ya Rasulullah, kecuali kata-kata yang terbata-bata. saya tidak faham". Rasul pun terus mendesak agar istri almarhum mau menceritakan. lalu disampaikanlah kepada Rasul. ternyata ada tiga kata yang disampaikan ke rasul : "andaikata, jikalau dan seandainya".
Rasul pun menjabarkan rahasia dibalik kata itu. pertama : "andaikata". suatu ketika saat suami berangkat kemasjid untuk jamaah sholat subuh, ditengah jalan ia bertemu dengan seorang kakek tua yang sangat rapuh fisiknya yang sama2 ingin kemasjid, lalu sang suami tersebut membantu untuk sampai kemasjid. ternyata saat ajal tiba suami itu merasakan pahala yang luar biasa dari perbuatannya, sehingga ia mengatakan "andaikata jalan kemasjid itu masih panjang maka pahala pasti akan lebih besar lagi". sebuah penyesalan dari sang suami.
kedua, "jikalau". suatu ketika ditengah perjalanan menuju masjid sahabat tersebut melihat ada seorang yang sedang kehujanan dan kedinginan , lalu ia menghampiri dan memberikan mantol yang ada di tanganya, mantol yang setengah pakai yang ia kasihkan dan ia memakai yang baru. ternyata ketika ajal didepan mata sang suami itupun merasakan nikmat pahala yang luar biasa hebatnya atas perbuatan itu. ia pun menyesal, "jikalau mantol yang baru yang saya kasihkan pasti pahalanya lebih besar lagi". suami itupun menyesal lagi.
ketiga, "seandainya". suatu ketika saat suami sedang makan roti buatan istri, lalu tibalah seorang musafir pada dirinya dengan memohon bantuan untuk memberikan bekal makan dalam perjalanannya. suami tersebut memberikan roti namun hanya separoh. separoh untuk musafir dan separoh ia makan sendiri. saat ajal didepan mata, sahabat tersebut merasakan lautan pahala dari perbuatan itu, sehingga ia menyesal, "mengapa dulu tidak aku kasihkan semuanya roti itu pada sang musafir". "seandainya dulu aku kasihkan semua roti itu/tidak separoh, maka aku akan mendapati pahala yang lebih dari apa yang aku rasakan sekarang ini". subhanallah, suami itu menyesal kembali.
itulah sedikit kisah dari zaman Rasulullah SAW kala dulu. barang siapa berbuat baik ikhlas karena Allah maka Allah lah akan menggantinya dengan pahala yang mencengangkan kita nantinya.
ada beberapa manfaat jika kita bermanfaat untuk lingkungan. pertama, pasti mendapat pahala dari Allah dan Allah akan membalasnya dengan sebaik-baik balasan. bisa di balas di dunia atau di akhirat. atau dua-duanya, yang pasti di akhirat jelas akan dibalas dengan pahala yang besar. kedua, pihak yang kita bantu pasti akan merasa bahagia sekali atas bantuan yang ia terima. keempat, bermanfaat bagi lingkungan akan menyehatkan ruhani kita. ada kepuasan tersendiri yang bisa dirasakan. sebagai ajang aktualisasi diri. dan masih banyak manfaat lainnya.
subhanallah, marilah kita selalu berfikir. sudah berbuat apakah selama ini dalam hidup?
Barang siapa...........
Minggu, 24 Agustus 2008
Bulan Ramadhan
selamat datang bulan ramadhan 1429 H. 11 bulan sudah kita lalui dan ramadhan dateng lagi. sudah sekian banyak kesempatan yang Allah berikan pada kita untuk berjumpa dengan ramadhan lagi, padahal teman kita yang kemarin sholat tarawih disebelah kita sekarang sudah tidak diberi kesempatan untuk berjumpa ramadhan lagi. sudah tiada dengan urusan sendiri-sendiri.
mari kita mensyukuri kesempatan atas kesempatan yang telah Allah berikan ini. semoga ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin dan lebih menyadarkan kita akan perjalanan hidup yang tinggal sebentar ini. mari kita isi ramadhan dengan ibadah yang baik, menjaga hati, menjaga fikiran, menajamkan visi, melatih kesabaran, membantu sesama dan menambah ilmu.
sahabat begitu indah ramadhan ini. semoga diriku semakin baik dari hari kehari.
mari kita mensyukuri kesempatan atas kesempatan yang telah Allah berikan ini. semoga ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin dan lebih menyadarkan kita akan perjalanan hidup yang tinggal sebentar ini. mari kita isi ramadhan dengan ibadah yang baik, menjaga hati, menjaga fikiran, menajamkan visi, melatih kesabaran, membantu sesama dan menambah ilmu.
sahabat begitu indah ramadhan ini. semoga diriku semakin baik dari hari kehari.
Rabu, 30 Juli 2008
Engkau

Semoga Allah SWT memberikan engkau tugas untuk memimpin bangsa ini. Banyak orang tau bahwa engkau adalah tokoh yang baik. Tokoh yang kualitas no 1 di bangsa saat ini. Banyak orang tahu bahwa engkau adalah tokoh bangsa yang lain dari pada yang lain.
Itullah engkau menurut mereka dan diriku juga.
Semoga tetap istiqomah pak hidayat.
Senin, 28 Juli 2008
3 Sikap Pada Anak
3 Sikap pada anak. coba kita perhatikan.
1. Sikap sabar. ini saya artikan tidak mudah marah. tidak mengedepankan marah. seorang orang tua atau pendidik seharusnya bersikap sabar dalam mendidik anak. apa jadinya kalau kita mudah marah pada anak?. pasti setiap hari punya agenda untuk marah pada anak? alangkah jeleknya wajah kita. kan mudah marah.
bersabarlah dalam mendidik anak.
2. Sikap usaha (berusaha). ini saya artikan bagaimana kita seharusnya selalu berusaha mencari solusi apabila ada masalah dengan anak. tidak mudah mengedepankan marah.
3. sikap tawakal pada Allah. kita do'akan anak-anak kita menjadi anak-anak yang baik dimasa sekarang dan yang akan datang. mendo'akan anak-anak kita.
smoga manfaat.
1. Sikap sabar. ini saya artikan tidak mudah marah. tidak mengedepankan marah. seorang orang tua atau pendidik seharusnya bersikap sabar dalam mendidik anak. apa jadinya kalau kita mudah marah pada anak?. pasti setiap hari punya agenda untuk marah pada anak? alangkah jeleknya wajah kita. kan mudah marah.
bersabarlah dalam mendidik anak.
2. Sikap usaha (berusaha). ini saya artikan bagaimana kita seharusnya selalu berusaha mencari solusi apabila ada masalah dengan anak. tidak mudah mengedepankan marah.
3. sikap tawakal pada Allah. kita do'akan anak-anak kita menjadi anak-anak yang baik dimasa sekarang dan yang akan datang. mendo'akan anak-anak kita.
smoga manfaat.
Sabtu, 26 Juli 2008
Mutilasi
saya sangat prihatin atas seringnya terjadi tindak kejahatan mutilasi. orang dibunuh dan dipotong-potong menjadi beberapa potong. kayak ayam saja. ayam disembelih, dikuliti bulunya dan dipotong-potong untuk dimasak. kalau pembaca memperhatikan mutilasi ini, sangat sering terjadi dimasyarakat kita. muncul dan muncul terus. seperti tidak ada hentinya, dan seperti menjadi sebuah kebiasaan yang biasa untuk dilakukan.
secara pribadi saya belum pernah mewawancarai para pelaku mutilasi. namun sepengamatan kasar saya melalui media TV, rata-rata pelaku mutilasi bukanlah orang yang berwajah preman alias seram. justru orangnya berwajah biasa-biasa saja. biasa-biasa saja sebagai wajah rakyat biasa pada umumnya. pokokmen tidak kelihatan aura kalau ia berwatak garang. namun kenapa demikian bisa terjadi?
"entahlah", begitulah kebanyakan orang menjawab. bahkan terheran-heran. "ia itu baik lho tetapi kok bisa melakukan seperti ini? seperti tidak percaya".
ada sesuatu yang harus digali menurut saya. ada sesuatu dibalik itu semua. ya namanya hati sangat mudah bolak-balik dengan beberapa sebab walau hanya sebab sepele. mungkin ada sesuatu yang mengganjal dalam hatinya sehingga menjadi celah yang dimasuki syetan.
mari kita menjaga diri agar terhindar dari keinginan untuk melakukan suatu perbuatan -perbuatan tercela.
secara pribadi saya belum pernah mewawancarai para pelaku mutilasi. namun sepengamatan kasar saya melalui media TV, rata-rata pelaku mutilasi bukanlah orang yang berwajah preman alias seram. justru orangnya berwajah biasa-biasa saja. biasa-biasa saja sebagai wajah rakyat biasa pada umumnya. pokokmen tidak kelihatan aura kalau ia berwatak garang. namun kenapa demikian bisa terjadi?
"entahlah", begitulah kebanyakan orang menjawab. bahkan terheran-heran. "ia itu baik lho tetapi kok bisa melakukan seperti ini? seperti tidak percaya".
ada sesuatu yang harus digali menurut saya. ada sesuatu dibalik itu semua. ya namanya hati sangat mudah bolak-balik dengan beberapa sebab walau hanya sebab sepele. mungkin ada sesuatu yang mengganjal dalam hatinya sehingga menjadi celah yang dimasuki syetan.
mari kita menjaga diri agar terhindar dari keinginan untuk melakukan suatu perbuatan -perbuatan tercela.
Langganan:
Postingan (Atom)

